Makin Sulit Dihentikan, Bezzecchi Cetak Lima Kemenangan Beruntun di Austin
MotoGP 2026 memasuki seri ketiga yang berlangsung di Sirkuit Americas, Austin, Amerika Serikat. Well, penamaan balapan Amerika kali ini sudah berubah menjadi GP Amerika Serikat karena MotoGP sudah diakuisisi oleh Liberty Media.
Sirkuit Americas menjadi sirkuit yang paling menguras energi pembalap karena memiliki 10 tikungan ke kiri dan 10 tikungan ke kanan. Sirkuit ini seharusnya sudah menjadi taman bermain Marc Marquez, namun nyatanya ia malah terjatuh dalam dua tahun terakhir saat memimpin balapan. Lebih parahnya lagi, ia harus start dari posisi keenam dan mendapat hukuman long lap penalty (LLP) usai bersenggolan dengan Fabio di Giannanntonio pada sprint kemarin. Sehingga, peluang menang tahun ini tidaklah mudah.
Setelah sprint, bintang Aprilia Jorge Martin kembali memimpin klasemen sejak 2024 usai menang sprint sejak Malaysia 2024. Martinator is back!
Sedangkan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, start dari posisi keempat usai terkena penalti akibat menghalangi laju Marc Marquez di kualifkasi kemarin. Sepertinya di kembali berulah seperti di Mandalika tahun lalu. Meski begitu, ia tetap dijagokan untuk mencetak lima kemenangan beruntun.
Pedro Acosta, yang start dari posisi ketiga, masih belum mencetak kemenangan pertama alias pecah telur di MotoGP.
Balapan ini sepertinya akan berjalan lebih seru. Mari kita simak jalannya balapan berikut ini.
Awal Balap, 'Hiu Muda' Membara
Saat balapan dimulai, Acosta langsung melesat dari posisi kedua. Namun, pada pertengahan putaran pertama, Acosta melebar di tikungan 11 dan Marco Bezzecchi langsung menyalip balik, bahkan mereka nyaris bersenggolan. Sementara Di Giannanntonio merosot ke posisi kelima usai start dari pole.
Rekan setim Bezzecchi, Jorge Martin, naik ke posisi ketiga. Adapun Marc kembali merosot ke posisi ketujuh usai disikat oleh Bagnaia dan Mir. Pada putaran keempat, ia langsung menjalani hukuman LLP-nya dan harus berjuang dari posisi ke-11. Apakah ia berhasil merangsek finis ke podium? Tentu saja, tetapi ini merupakan hal yang lebih sulit lagi dibanding dengan menang.
Pada putaran keenam, Joan Mir lagi-lagi harus menerima nasib sial, usai terjatuh di tikungan 8 dan berhenti dari balapan.
Aprilia Gacor Lagi
Pada putaran ke-9, Ai Ogura membuktikan bahwa Aprilia bisa kencang di seluruh tempat. Ia berhasil melewati Alex Marquez di tikungan 11 untuk merebut posisi keenam. Dua putaran berikutnya, giliran Pecco Bagnaia yang jadi korban kecepatan Aprilia oleh Ogura di tikungan terakhir.
Satu putaran kemudian, Ogura semakin menggebrak. Bintang Jepang tersebut berhasil menyalip di Giannanntonio di tikungan 12 untuk merebut posisi keempat. Aprilia pun bakal sulit dihentikan pada musim ini.
Memasuki putaran ke-14, Jorge Martin akan menciptakan finis satu-dua berikutnya bagi Aprilia usai menyalip Acosta di tikungan satu. Pembalap berikutnya yang mengekor di belakang juara Moto3 2021 dan Moto2 2023 itu adalah Ogura. Akankah Aprilia berhasil sapu bersih podium pada balapan hari ini?
Di papan tengah, Bagnaia harus berjuang keras untuk bertahan dari serangan Bastianini. Pembalap KTM Tech 3 tersebut berhasil melewati Alex di tikungan 1 untuk merebut posisi ke ketujuh. Marc masih tertahan di posisi ke-9, sebelum berhasil melewati Alex dan Bastianini untuk masuk ke enam besar.
Beberapa saat kemudian, Ogura tiba-tiba melambat di tikungan 12. Ia mengalami masalah mesin pada motornya saat berusaha mengejar Acosta! Ia pun harus berhenti dari balapan. Hilang sudah harapan Aprilia untuk menyapu bersih podium.
TOTAL CONTROL: Bezzecchi Perkasa dan Rebut Posisi Puncak
Lima putaran menjelang finis, Marc berusaha untuk menyalip Pecco di tikungan 11, tetapi ia melebar. Bahkan, ia harus merelakan posisinya ke Bastianini. Satu putaran kemudian, Marc dan Enea saling bergantian posisi, hingga akhirnya Marc berhasil mendapatkan kembali tempatnya di tikungan 7.
Memasuki tiga putaran terakhir, Marc berhasil menyalip Pecco di tikungan yang sama. Satu putaran berikutnya, Pecco kehilangan dua posisi usai dilewati Bastianini dan Alex, sehingga tercecer ke posisi 8.
Di depan, Bezzecchi lagi dan lagi tak tersentuh sepanjang balapan dan berhasil mencetak lima kemenangan beruntun.
Jorge Martin kembali mewujudkan finis satu-dua bagi pabrikan Noale tersebut, diikuti Acosta, Diggia, dan Marc Marquez.
Dengan hasil ini, Bezzecchi kembali ke puncak kklasemen dengan total 81 poin, unggul 4 angka atas Jorge Martin. Marc Marquez tertahan di peringkat lima dengan 45 poin saja. Bisa dipastikan MotoGP musim ini akan menjadi milik Bezzecchi dan Aprilia, tetapi musim ini masih berjalan panjang.
Dengan ditundanya GP Qatar yang seharusnya digelar April, para pembalap akan memiliki jeda hampir sebulan untuk memulihkan diri sebelum tur Eropa dimulai di Jerez, khususnya Marc Marquez yang berjuang keras untuk 100% fit agar bisa kembali ke performa terbaiknya.
Post a Comment