Header Ads

Apotek Tutup: Bezzecchi Juara GP Brasil

Setelah 22 tahun, MotoGP akhirnya kembali ke Brasil sebagai seri kedua MotoGP 2026 yang berlokasi di SIrkuit Internasional Ayrton Senna, Goiania, pada 22 Maret waktu setempat (Senin dinihari WIB).

Berkah Lebaran Untuk Veda

Sebelum kita membahas ringkasan balapan MotoGP Brasil, kita terlebih dahulu mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin jika ada kesalahan yang muncul dari saya.

Dan momen Lebaran ini bahkan menjadi berkah bagi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Pembalap Honda Team Asia ini berhasil finis ketiga pada balapan Moto3 Brasil dan sekaligus mengukir sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil finis podium di kelas terkecil itu.

Sumber: SPOTV ID

Saya benar-benar bangga dengan pria bertalenta muda ini. Momen epik ini menjadi salah satu kabar gembira Indonesia di tengah korupsi, SDM rendah, kekacauan politik, kenaikan harga bahan pokok, dan kebobrokan pemerintah lainnya di 'negeri Konoha' ini.

Adapun Mario Aji finis ke-13 di balapan Moto2 Brasil tadi malam. Poin yang lumayan bagus bagi pria asal Madiun ini. Semoga ia juga menyusul finis podium.

Aspal Goiania Picu Keresahan Pembalap

Sebelum MotoGP Brasil dimulai, stewards secara mendadak mengurangi jumlah putaran dari 31 menjadi 23. Hal ini dikarenakan tingkat degradasi ban yang terlalu rendah karena jika masih menggunakan jumlah putaran yang asli, ban jadi lebih mudah aus seperti yang terjadi pada Marc Marquez di Buriram.

Bahkan, ada salah satu kru tim yang mengambil batu kerikil yang berasal dari aspal Goiania yang terkelupas. Sehari sebelumnya, aspal ini menjadi sorotan setelah lubang muncul di pit straight, yang memicu penundaan kualifikasi Moto2 dan Moto3 serta sprint MotoGP. Semoga saja masalah aspal ini bisa diperbaiki dan bisa rampung pada gelaran tahun depan.

Suhu lintasan yang panas hingga mencapai 52 derajat celsius membuat seluruh pembalap menggunakan ban depan keras

Saat balapan akhirnya dimulai, Bezzecchi langsung melesat ke depan dari posisi start kedua. Ia memimpin balapan diikuti Fabio di Giannanntonio, Marc Marquez, Jorge Martin, dan Pedro Acosta. Fabio Quartararo yang mengawali balapan di posisi keempat, merosot ke urutan ke-10.

Sumber: SPOTV ID

Pada awal putaran kedua, Marc memenfaatkan kesalahan Diggia di tikungan satu untuk merebut posisi kedua dan mulai mengejar Bezzecchi. Sementara Acosta berhasil merebut posisi keempat di tikungan terakhir.

Pada putaran keempat, Martin kembali menyalip pembalap KTM tersebut di tikungan 6. Dua putaran berikutnya, Bezzecchi mulai menjauh meninggalkan pesaingnya. Marc tercecer ke urutan keempat usai disalip Martin dan Diggia di tikungan empat. Aprilia 1-2. Apakah mereka berhasil melewati kedua pabrikan Noale tersebut?

Sumber: SPOTV ID

Lagi, Bezzecchi Ngegas dan Aktifkan Mode 'Apotek Tutup'

Pada putaran ke-11, Pecco Bagnaia terjatuh di tikungan satu. Joan Mir terjatuh pada tiga tikungan berikutnya. Kedua pembalap tersebut berhenti dari balapan. Sampai kapan nasib buruk kedua pembalap ini akan berakhir seperti ini?

Sumber: SPOTV ID

Saat memasuki pertengahan balapan, persaingan di papan tengah mulai memanas. Pada putaran ke-12, Alex Marquez dan Acosta saling berebut posisi kelima. Bahkan, mereka pun saling bersenggolan di tikungan terakhir menjelang akhir putaran ke-13. Alex pun berhasil mendapatkan kembali posisinya di tikungan satu.

Satu putaran kemudisn, Acosta kehilangan posisinya lagi usai dilewati Ai Ogura di tikungan yang sama.

Pada putaran ke-17, Marc mulai menempel ketat Diggia, yang kesulitan dengan cengkeraman ban yang rendah. Dua putaran kemudian, ia pun berhasil melewati Diggia di tikungan 6 untuk merebut posisi ketiga. Hal ini sekaligus mengulang persaingan antara kedua pembalap tersebut seperti di balapan sprint, dimana mereka berebut kemenangan.

Sumber: SPOTV ID

Namun, Marc tak bisa bertahan lama usai kembali disalip Diggia di tikungan 11. Ia pun tak bisa mengejar pembalap VR46 itu usai mengeluhkan licinnya aspal Goiania.

Tak Tersentuh, Bez Mulai Nyaman di Puncak Klasemen

Bezzecchi memimpin balapan dengan jarak mencapai 3,3 detik dari rekan setimnya, Jorge Martin. Ia terus melaju hingga bendera finis berkibar. Ia pun berhasil mengambil alih pimpinan klasemen sementara dengan jumlah 56 poin.

Sumber: SPOTV ID

Jorge Martin menyusul finis kedua. Ini adalah podium pertamanya bersama Aprilia, dan sekaligus podium pertama bagi dirinya sejak GP Solidarity 2024 saat ia masih berseragam Pramac Ducati.

Diggia finis ketiga, diikuti Marc keempat dan Ogura kelima.

Seiring berakhirnya GP Brasil, kita akan melihat kebangkitan Marc di GP Americas. Kita akan simak pada pekan depan jika ia berhasil membalas kesalahannya pada tahun lalu.

No comments

Apotek Tutup: Bezzecchi Juara GP Brasil

Setelah 22 tahun, MotoGP akhirnya kembali ke Brasil sebagai seri kedua MotoGP 2026 yang berlokasi di SIrkuit Internasional Ayrton Senna, Goi...

Powered by Blogger.