Marc Marquez Menangi Duel dengan Ai Ogura di Brno
Seri ke-9 MotoGP 2026 akan berlangsung di Sirkuit Brno, Ceko pada 21 Juni 2026, dimana para pembalap MotoGP kembali mengaspal setelah jeda dua pekan.
Balapan ini harus rela berjalan tanpa pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi. Bintang andalan Aprilia itu terkena 'kartu merah' alias larangan mengikuti satu balapan setelah terpantau menampar marshall saat berusaha untuk mengambil motornya yang terlempar ke gravel usai terjatuh di sprint kemarin. Momen memalukan ini menjadi pelajaran bagi kita untuk tetap bersabar dan tetap tenang saat berada dalam kesulitan.
Absennya Bez seharusnya menjadi angin segar untuk Martin yang ingin bangkit dan memimpin klasemen, tetapi ia juga harus menerima hukuman berupa double long lap penalty (DLLP) akibat insiden di Hongaria lalu. Hal ini menjadi mimpi buruk bagi Aprilia.
Sialnya Aprilia bisa membuka peluang bagi Ducati untuk bangkit di musim ini, berkat kemenangan Pecco Bagnaia di sprint kemarin. Pada balapan ini, pria 29 tahun tersebut akan starti dari posisi ketiga.
Pembalap yang akan start dari pole pada balapan ini adalah Ai Ogura. Bintang Trackhouse itu berhasil mencetak pole pertama pembalap Jepang sejak Takaaki Nakagami pada GP Teruel 2020.
Pada balapan ini, akankah Ducati memberi paham pada lawan-lawannya melalui jalur kemenangan Pecco atau Marc? Atau apakah Ogura berhasil mengakhiri puasa kemenangan pembalap Jepang sejak Makoto Tamada pada GP Jepang 2004? Kita simak jalannya balapan berikut ini.
Serangan 'AI' Pertama di Lini Depan
Dari pole position, Ai Ogura langsung melesat ke depan, diikuti Marc Marquez dan Pecco Bagnaia. Tak lama berselang, Pecco langsung naik ke posisi kedua dengan menyalip Marc di tikungan 7.
Selepas akhir putaran pertama, Pecco tak berlama-lama berada di belakang Ogura. Ia berusaha menyalip bintang muda Jepang itu di tikungan 3, tetapi Ogura berhasil mempertahankan posisinya sebelum ia harus menyerahkan posisi puncaknya di tikungan 10. Bahkan, ia juga kehilangan posisi kedua usai disalip Marc di tikungan 13.
Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, menjadi korban pertama panasnya sirkuit Brno usai terjatuh di tikungan 8. Ia tersingkir dari balapan.
Ducati Merah Mulai On Fire
Pecco Bagnaia memimpin balapan dengan jarak 0,5 detik dari Marquez, yang mulai meninggalkan Ogura. Ini merupakan kali pertama musim ini dimana Ducati Lenovo menjalani balapan di urutan pertama dan kedua.
Pada putaran ke-6, Fermin Aldeguer berhasil melewati Diogo Moreira demi naik ke posisi ketujuh. Sementara itu, Jorge Martin menjalani bagian pertama dari double long-lap penalty-nya dan tercecer ke urutan ke-13.
Balapan ini bisa dibilang menjadi milik Ducati Lenovo karena memiliki pace yang lebih cepat dari pembalap lainnya. Buktinya adalah Pecco dan Marc masih konsisten di depan, bahkan Marc sendiri mulai memberikan perlawanan kepada juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 tersebut hingga pertengahan balapan. Ia bahkan membalap dengan tenang sampai Pecco mulai kehabisan cengkeraman ban depan.
Memasuki putaran ke-16, Marc akhirnya menciptakan peluang untuk memimpin balapan usai menyusul Pecco di tikungan 8. Ia langsung membuka jarak mencapai hampir 1 detik. Satu putaran kemudian, Ogura berhasil melewati Bagnaia di tikungan 10 untuk naik ke posisi kedua. Bisakah ia mengejar Marc untuk menciptakan kejutan terbesar dengan kemenangan perdananya di kelas MotoGP?
Tekanan Ducati Lenovo di Akhir Balap
Saat balapan menyisakan tiga putaran, Acosta melewati Joan Mir untuk naik ke posisi kelima. Ini jadi momen langka lainnya dimana Mir menjalani balapan dengan mulus tanpa terjatuh ke gravel. Sementara itu, Martin naik ke 10 besar usai melewati Moreira di tikungan 10.
Memasuki putaran terakhir, duo pembalap Ducati Lenovo, mulai merasakan tekanannya masing-masing, dengan Marc berusaha menjaga jarak dari Ogura di urutan pertama dan Pecco berusaha untuk mempertahankan posisi ketiganya dari Fabio di Giannanntonio.
Untungnya, Marc dan Pecco merasakan tekanannya dengan tenang, walaupun Marc mengalami sliding pada ban depannya di tikungan 13. Hal ini bikin jantung kita berdebar-debar, tapi yang penting Marc bisa finis dan menang dengan jarak 0,5 detik dari Ogura. Ini merupakan kemenangan kedua musim ini.
Rekan setimnya, Pecco, juga berhasil mempertahankan posisi ketiga dari Diggia. Adapun Mir menjalani balapan yang luar biasa usai finis ke-5, diikuti Aldeguer, Fernandez, dan Marini.
Komposisi klasemen sementara kian memanas, dengan Martin memangkas jarak dengan Bezzecchi hingga 8 poin. Sedangkan Marc naik ke peringkat 4 dan hanya tertinggal 40 poin dari Bez. Dengan 2 seri tersisa sebelum jeda musim panas, bisakah juara dunia bertahan tersebut memimpin klasemen? Kita nantikan saja pada seri berikutnya dalam satu pekan mendatang di Assen.
Post a Comment