King of The Ring! Marc Marquez Buktikan Mahkotanya Lagi di Sachsenring
Para pembalap MotoGP akan kembali beraksi pada seri berikutnya (GP Jerman) yang digelar di Sachsenring pada Minggu (12/7) pukul 19.00 WIB. Ini merupakan seri terakhir bagi mereka sebelum jeda musim panas.
Saya rasa sirkuit ini merupakan salah satu yang paling rumit di kalender MotoGP karena bentuk lintasannya agak sempit, minim aksi overtake, dan rawan kecelakaan di tikungan kanan.
Bahkan, sirkuit ini menjadi taman bermain Marc Marquez si 'King of The Ring' karena ia sering menang di sirkuit ini (2013-2019, 2021, 2025).
Balapan ini akan berlangsung tanpa bintang andalan Aprilia, Marco Bezzecchi, yang absen akibat cedera collarbone kiri usai terjatuh di sesi kualifikasi kemarin. Absennya murid VR46 itu membuat saya mencium bau-bau karma, mengingat bahwa Marco menabrak Marc sampai cedera bahu kanan di Mandalika musim lalu. Padahal, rider andalan Ducati itu mengatakan bahwa hal itu sebenarnya sih bukan karma.
Seperti biasa, Marc akan start dari pole, diikuti adiknya, Alex, yang berada di posisi kedua. Fabio di Giannanntonio melengkapi posisi ketiga. Ini merupakan kali pertama Marc-Alex start dari posisi satu-dua sepanjang musim ini.
Mampukah Marc menjaga tahtanya sebagai 'King of The Ring' dengan kemenangan? Apakah duo Trackhouse, Raul Fernandez dan Ai Ogura memberikan perlawanan terhadap juara dunia bertahan tersebut? Mari kita simak jalannya balapan berikut ini.
Duo Marquez Langsung Gacor
Begitu balapan dimulai, kakak beradik Marquez langsung ngacir ke lini depan, diikuti Ai Ogura, Raul Fernandez, dan Fabio di Giannanntonio. Memasuki putaran kedua, Raul menyusul Ai untuk merebut posisi ketiga dan mulai mengekor duo Marquez.
Pada putaran keempat, di Giannanntonio terjatuh di tikungan 10 saat berusaha mengejar Ogura. Ini merupakan kali kedua Diggia terjatuh pada hari ini, setelah sebelumnya terjatuh cukup keras pada sesi pemanasan pagi tadi.
Pada putaran ke-8, Joan Mir (Honda) lagi-lagi harus meencium aspal di tikungan terakhir saat bertengger di posisi 6 besar. Sulit dipercaya berapa kali juara dunia MotoGP 2020 itu harus tersungkur. Namanya saja 'El Notif.'
Satu putaran berikutnya, giliran Alex Marquez yang harus tersungkur. Ia terjatuh di tikungan terakhir saat mengawal kakaknya di urutan kedua dan harus berhenti dari balapan.
Dengan terjatuhnya Alex, Marc memimpin jauh dengan jarak mencapai 1,5 detik dari Fernandez.
Balapan yang Penuh Hening
Hingga pertengahan balapan, komposisi 6 besar tidak sekalipun mengalami perubahan. Saya pun nyaris tertidur saat menonton balapan membosankan ini.
Pada putaran ke-15, Maverick Vinales (KTM Tech 3) berhenti dari balapan akibat masalah teknis. Ada kans bahwa 'Top Gun' akan meninggalkan MotoGP akhir musim ini.
Duo Trackhouse Aprilia, sempat bersaing ketat dengan Pedro Acosta. Kini, saat balapan menyisakan tujuh putaran, mereka berebut posisi kedua.
Satu putaran berikutnya, pembalap Cahaya Asia itu berhasil menyikat Raul di tikungan 1 untuk merebut posisi kedua dan siap mengawal Marc di posisi ini. Tampaknya mood di kubu Trackhouse Aprilia tampak cerah-cerahnya karena tim asuhan Davide Brivio itu bertengger di posisi kedua dan ketiga. Hal ini berbanding terbalik dengan tim pabrikan Aprilia yang makin 'remuk' usai ditinggal Bezzecchi absen.
Jorge Martin jadi pawang utama pabrikan Aprilia, yang mampu bertahan dari serangan rival lamanya, Pecco Bagnaia di posisi kelima.
Marc Adalah SachsenKING yang Sebenarnya
Marc tak tersentuh sepanjang balapan hingga bendera finis berkibar. Ini merupakan ketiganya sepanjang musim ini, yang sekaligus merupakan kemenangan ke-10 di Sachsenring pada kelas MotoGP. Kalian tidak perlu tanya siapa 'King of the Ring' yang sebenarnya.
Duo Trackhouse, Ogura dan Fernandez, finis kedua dan ketiga. Acosta menyusul finis keempat, diikuti Martin dan Bagnaia.
Hasil balapan ini membuat komposisi klasemen sementara MotoGP 2026 berubah drastis. Martin makin kokoh di puncak dengan 208 poin. Ogura dan Marc naik ke posisi kedua dan ketiga dengan total 194 dan 190 poin, unggul 14 dan 18 angka atas Jorge.
Dengan ini, persaingan MotoGP 2026 berhenti untuk sementara waktu karena jeda musim panas telah tiba. Para pembalap akan bersantai bersama keluarga dan teman-teman saat jeda.
Jeda musim panas juga jadi keuntungan bagi Marco Bezzecchi untuk memulihkan kondisi fisiknya. Semoga saja Bez bisa balapan lagi di SIlverstone pekan depan.
Post a Comment