Header Ads

Bezzecchi Buktikan Dominasi Aprilia di Mandalika

MotoGP 2026 memasuki seri ke-17 alias putaran kedua Asia yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, yang terletak di Lombok, NTT, Indonesia.

Bisa dikatakan bahwa perebutan gelar juara musim ini semakin panas, dengan Marc Marquez (Ducati) memimpin klasemen sementara dengan selisih 3 poin dari Jorge Martin, berkat kemenangan pertama di Mandalika pada sprint kemarin.

Martin sendiri harus puas finis keempat akibat masalah tekanan yang dialaminya pada balapan singkat itu. Andai kata ia masih terus melaju di depan sampai bendera finis dikibarkan, ia terancam gagal poin akibat penalti tekanan ban belakang.

Baik Marc maupun Martin harus menjalani ujian terberatnya musim ini, di mana pria andalan Ducati itu belum pernah sekalipun finis di Mandalika (1 DNS dan 3 DNF). Sedangkan Jorge mengalami 2 DNF dan 1 DNS, walaupun baru sekali menang di sana pada 2024.

Pada balapan ini, kedua rival tersebut hanya mampu start dari baris kedua, tepatnya di posisi keempat dan kelima. Pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez, akan mengawali balapan dari pole position untuk pertama kalinya di MotoGP. Ia didampingi oleh Marco Bezzecchi dan Fabio di Giannanntonio.

Saya cenderung yakin bahwa balapan ini akan penuh kejutan. Kira-kira siapa pembalap yang berhasil menang di seri 'Konoha' ini? Apakah Marc berhasil mematahkan kutukan Mandalika dengan finis setidaknya posisi keempat atau lebih baik? Mari kita simak jalannya balapan berikut ini.

Raul Mengaum Duluan Di Awal

Raul Fernandez tampak on fire saat start, dengan Bezzecchi dan Marc mengekor di urutan kedua dan ketiga. Tak seperti sprint sebelumnya, Raul dan Bez melaju mulus di tikungan pertama tanpa insiden.

Sumber: SPOTV ID

Di sisi lain, Fermin Aldeguer (Gresini) merangsek ke posisi 4 usai melewati Fabio Di Giannanntonio di tikungan 16. Sayangnya, menjelang akhir putaran kedua, harapan Firman untuk finis di posisi podium harus pupus seketika usai terjatuh di tikungan yang sama. Ia merupakan juara MotoGP Mandalika edisi tahun lalu.

Sumber: SPOTV ID

Pada putaran ketiga, Jorge Martin mengatur standar pada balapan ini sembari menyikat Marc Marquez di tikungan 9. Marc kudu membalap dengan santai guna menghindari risiko kecelakaan dan cedera.

Sumber: SPOTV ID

Jack Miller (Pramac Yamaha) menjadi pembalap kedua yang merasakan panasnya aspal Mandalika, usai terjatuh di tikungan 2. Semoga saja ia nggak cedera menjelang seri kandang terakhirnya di MotoGP.

Sementara itu, rekan setim Marc, Pecco Bagnaia terjatuh di tikungan terakhir dan terpaksa mengakhiri balapannya lebih awal. Ia juga terjatuh di tikungan yang sama pada musim lalu, bukan?

Aprilia Gacor, Marc Makin Kendor

Pada putaran ke-7, Marc mulai keteteran mengejar trio Aprilia yang membalap sendirian di barisan depan. Ia bahkan kehilangan posisi keempat usai disalip Pedro Acosta di tikungan 9. Sebenarnya, apa yang terjadi dengan Ducati di balapan ini setelah menang di sprint kemarin?

Dan sejak manuver Acosta tersebut, balapan ini berjalan membosankan. Tidak ada satupun aksi overtake yang tersaji. Hal ini karena masalah tekanan ban yang menjadi polemik, di mana satu pembalap pun bisa saja ada yang kena penalti 16 detik. Pantas saja para pembalap harus balapan dengan santai.

Aturan tekanan ban ini cenderung sama dengan aturan-aturan pemerintah Konoha yang makin hari makin nggak jelas. Saya nggak sabar menantikan kemampuan ban Pirelli pada balapan di musim depan mendatang.

Memasuki pertengahan balapan, tepatnya pada putaran ke-13, aksi salip-menyalip kembali tersaji, di mana Ai Ogura mampu menyalip Alex Marquez di tikungan 9 dan naik ke posisi 7.

Satu putaran kemudian, Marc kembali merebut posisi 4 usai menyusul Acosta di tikungan 12. Persaingan antar calon rekan setim Ducati 2027 itu bakal memanas. Hingga pada akhirnya, Marc melebar di tikungan 9 dan harus menyerahkan posisinya ke Pedro.

Sumber: SPOTV ID

Menjelang akhir putaran ke-18, Bez mulai menempel Fernandez. Rider andalan Aprilia tersebut memanfaatkan daya cengkeraman ban di lintasan lurus guna menyalip Fernandez di tikungan 1. Bez memimpin balapan ini untuk pertama kalinya. Raul tidak bisa menyalip balik pria jebolan VR46 Academy itu, mengingat ia menderita luka pada jari usai tabrakan sprint kemarin.

Sumber: SPOTV ID

Perebutan posisi keempat masih panas, di mana Marc kembali ke posisi empat setelah Pedro melebar di tikungan 16. Di belakangnya, ada Ogura yang makin tancap gas usai menyalip Diggia untuk merebut posisi keenam. Menjelang akhir lap ke-20, Pedro pun kembali ke posisi 4 dan mulai menjauh dari Marc.

Sumber: SPOTV ID

Satu putaran berikutnya, pembalap 33 tahun itu kembali kehilangan posisinya usai disalip Ogura.

Ai membuktikan bahwa Aprilia makin jago di Mandalika. Saking jagonya, ia berhasil menyalip Acosta pada tiga putaran tersisa guna merebut P4 dan Aprilia makin mendominasi 4 besar di balapan kali ini.

Aprilia Dominan, Marc Akhiri Kutukan Mandalika

Formasi empat besar tidak berubah hingga putaran terakhir. Marco Bezzecchi terus memacu motornya hingga bendera finis dikibarkan. Ini merupakan kemenangan pertama yang diraih sejak GP Italia, akhir Mei lalu.

Kemenangan ini sekaligus membayar kesalahannya yang telah ia lakukan saat menyenggol Fernandez pada sprint kemarin. Ia juga merengkuh kemenangan ke-300 bagi Italia di MotoGP.

Sumber: SPOTV ID

Fernandez, Martin, dan Ogura menyusul di posisi kedua, ketiga, dan keempat. Hal ini sekaligus melengkapi finis 1-2-3-4 bagi Aprilia di Mandalika.

Di sisi lain, Marc harus puas finis keenam usai kalah bersaing dengan Ogura dan Acosta. Ia juga kehilangan posisi puncak klasemen dengan Martin hanya selisih 2 poin saja. Walaupun begitu, ia berhasil mematahkan kutukan Mandalika setelah 1 DNS (2022) dan 3 DNF (2023-2025).

Persaingan MotoGP 2026 ini bakal berjalan sengit! Kita nantikan keseruannya pada seri berikutnya (GP Australia) yang digelar di Sirkuit Phillip Island, dua pekan mendatang.

No comments

Marc Marquez Tak Tersentuh dan Menang di GP Malaysia

MotoGP 2026 menyisakan empat seri, di mana kita memasuki seri ke-19 yang akan beralngsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Para pembalap MotoGP ...

Powered by Blogger.