Header Ads

Menang di Misano, Marc Marquez Imbangi Martin di Puncak Klasemen

Para pembalap MotoGP bakal tancap gas pada seri ke-14 MotoGP 2026 yang akan digelar di Sirkuit Misano, San Marino; di mana pertarungan gelar juara dunia antara Marc Marquez, Marco Bezzecchi, dan Jorge Martin kian memanas. Saat ini, Marc hanya tertinggal 14 poin dari 'Martinator' di puncak klasemen sementara.

Sirkuit ini sebenarnya sudah cocok dengan karakteristik motor Aprilia RS-GP. Apalagi, tim asuhan Massimo Rivola itu sudah lama tidak merasakan kemenangan sejak GP Italia, Mei lalu lewat tuan rumah Marco Bezzecchi.

Sementara itu, pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez bertekad untuk melanjutkan tren kemenangan musim ini guna berburu gelar juara dunia ke-10 dan menyamai rekor sang legenda, Valentino Rossi. Marc sendiri sudah memegang jumlah kemenangan terbanyak di Misano, yakni 6 kali di MotoGP.

Pada sesi latihan bebas Jumat lalu, ada momen yang viral di media sosial di mana direktur TV tak sengaja menyoroti Rossi yang sedang memantau Marc membalap di sirkuit favoritnya. Saya tidak tahu apakah Vale dan Marc akhirnya akur setelah insiden kontroversial di GP Malaysia 2015 silam.

Namun, masalahnya, pada balapan ini, kondisi bahu Marc masih 50% fit. Dengan kondisi tersebut, apakah juara dunia bertahan itu mampu menggedor serangan Bez dengan kemenangan hattrick di Misano? Atau apakah Bez akhirnya menang lagi sejak balapan kandangnya di Mugello? Mari kita simak jalannya balapan berikut ini.

Belum Apa-Apa di Awal Balap, Bezzecchi Sudah Ambyar!

Begitu balapan dimulai, Bez langsung melesat ke depan diikuti Marc di posisi kedua dan Martin di posisi ketiga. Fermin Aldeguer turun satu strip ke urutan keempat, dengan rekan setimnya, Alex naik ke posisi keenam.

Sumber: SPOTV ID

Bezzecchi sebenarnya sudah nyaman di hadapan para penonton. Namun, takdir malah berkata lain karena ia tiba-tiba terjatuh di tikungan 13 jelang akhir putaran pertama!

Kecelakaan ini bikin Marco harus keluar dari balapan, yang sekaligus mengubah keadaan di klasemen sementara! Tampaknya ia terlalu sembrono saat membuka lebar gap antara dirinya dengan Marc. Hancur sudah harapan dan mentalnya dan ia harus menunggu setidaknya satu seri untuk bisa bangkit dari kesalahan di musim ini.

Kini, Jorge Martin merupakan satu-satunya harapan bagi Aprilia di balapan ini.

Sumber: SPOTV ID

Sumber: SPOTV ID

Memasuki putaran kedua, duo Gresini, Aldeguer dan Alex saling berebut posisi keempat dengan Pedro Acosta. kedua pembalap tersebut terus bersaing ketat hingga awal putaran berikutnya di tikungan 2, di mana Alex berhasil mengunci P4.

Masih pada putaran yang sama, Diogo Moreira (LCR Honda) harus mengakhiri balapannya lebih awal usai terjatuh di tikungan 4.

Pada putaran keempat, Alex berhasil menyusul Pedro di tikungan 8, di mana ia naik ke posisi ketiga untuk pertama kalinya dalam balapan ini. Tak lama berselang, bintang andalan KTM itu langsung membalasnya di tikungan Tramonto dan mampu kembali ke posisi semula. Sungguh manuver yang brilian dan epik dari calon pembalap Ducati 2027 tersebut.

Satu putaran berikutnya, Alex akhirnya berhasil menyalip Pedro dan langsung menjauh guna mengejar Marc dan Martin, yang berebut posisi pertama.

Memasuki putaran keenam, rekan setim Marc, Pecco Bagnaia, terjatuh di tikungan 2 dan tidak bisa melanjutkan balapan lagi. Tidak bisa berkata-kata lagi tentang apa yang terjadi dengan juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu dalam beberapa balapan terakhir. Sama seperti kita yang setiap hari diulti oleh pemerintah 'Konoha' dengan berbagai macam aturan yang tidak bermutu.

Sumber: SPOTV ID

Sang legenda Valentino Rossi pun tak bisa percaya dengan nasib apes yang menimpa dua muridnya, Bezzecchi dan Pecco gara-gara terjatuh.

Ketika Perang Antara Marc dan Martin Dimulai

Memasuki putaran ke-7, Martin langsung menempel ketat Marc dan mengambil alih pimpinan balapan secara agak agresif di tikungan 4. Saya rasa ini merupakan manuver 'balas dendam' setelah ia tidak terima finis kedua setelah disenggol Enea Bastianini di putaran terakhir pada dua tahun yang lalu.

Sumber: SPOTV ID

Tiga putaran berikutnya, Martinator sedikit menjauh dari Marc, yang menjaga tekanan ban depan guna menghindari penalti sembari mempertahankan posisi kedua dari adiknya, Alex. Apakah Jorge bisa membalikkan mood di kubu Aprilia setelah Bez apes di awal balapan? Semoga saja bisa.

Namun, hingga putaran ke-12 atau menjelang pertengahan balapan, Jorge tidak bisa bertahan lama karena Marc mampu memiliki peluang untuk nge-push motornya sampai menempel di belakang juara dunia MotoGP 2024 tersebut. Hingga pada akhirnya, Marc kembali memimpin balapan dan mencoba untuk membuka jarak antar dia dan Martin, yang mulai menerima tekanan dari Alex.

Sumber: SPOTV ID

Dua putaran kemudian, Martin harus kehilangan posisi kedua dari Alex di tikungan 6. Marquez bersaudara begitu on fire saat melakukan manuver di tikungan 6, sama seperti Marc pada Bezzecchi pada sprint musim lalu, di mana Marc terjatuh dan Bezzecchi menang pada saat itu.

Sumber: SPOTV ID

Jorge harus merasakan habisnya cengkeraman ban depan maupun belakang seiring berjalannya balapan, karena ia merosot ke urutan keempat usai dilewati Pedro Acosta di tikungan 8. Bahkan, pada putaran ke-20, ia juga harus kehilangan posisinya lagi hingga turun ke P5 usai disalip Aldeguer di tikungan 6.

Duo Marquez Ngacir Terus Menuju Finis

Empat putaran tersisa, Alex memangkas jarak dengan Marc hingga mencapai 0,4 detik. Tak lama kemudian, duo Marquez tersebut langsung mengkawal satu sama lain untuk pertama kalinya musim ini, guna menjaga peluang juara dunia MotoGP 2026 bagi pria 33 tahun tersebut.

Komposisi empat besar tersebut tak berubah hingga balapan berakhir, di mana Marc meraih kemenangan kelima musim ini di belakang Alex. Hasil ini sekaligus merupakan kali pertama di mana Marquez bersaudara finis satu-dua pada musim ini.

Sumber: SPOTV ID

Kemenangan yang sungguh krusial ini sekaligus mengantarkan Marc naik ke puncak alias peringkat 1 klasemen sementara untuk pertama kalinya dalam musim ini dengan poin yang sama dengan Martin, yakni 274 poin di mana pria andalan Ducati itu unggul dengan jumlah kemenangan musim ini (5 kali).

Itu adalah sebuah epic comeback yang sangat luar biasa karena sebelum seri Mugello, ia mengaku tidak punya harapan untuk mempertahankan gelar juara dunia setelah tertinggal 102 poin dari Bezzecchi usai dihantam beberapa cedera. Tak ada yang menyangka bahwa Marc berhasil kembali ke perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pantas saja dia adalah seorang alien sejati yang tak pernah terkalahkan.

Pedro Acosta finis ketiga, diikuti Aldeguer keempat dan Martin kelima.

Para pembalap MotoGP akan kembali beraksi pada seri berikutnya yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pekan depan mendatang.

No comments

Marc Marquez Tak Tersentuh dan Menang di GP Malaysia

MotoGP 2026 menyisakan empat seri, di mana kita memasuki seri ke-19 yang akan beralngsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Para pembalap MotoGP ...

Powered by Blogger.